Masa Depan Inklusi Keuangan: Poin Penting dari WWB9

0 Comments 6:17 pm


Konferensi tahunan Women’s World Banking yang ke-9, diadakan di Singapura pada bulan November 2019, mempertemukan para pemimpin dari sektor inklusi keuangan untuk membahas masa depan inklusi keuangan. Konferensi bertajuk “Masa Depan Inklusi Keuangan: Memajukan Agenda Global” ini menampilkan diskusi panel, lokakarya, dan pidato utama yang berfokus pada cara memperluas akses terhadap layanan keuangan bagi kelompok masyarakat yang kurang terlayani di seluruh dunia.

Salah satu poin penting yang dapat diambil dari konferensi ini adalah pentingnya memanfaatkan teknologi untuk menjangkau masyarakat yang tidak mempunyai rekening bank dan tidak mempunyai rekening bank. Ketika penetrasi telepon seluler terus meningkat di negara-negara berkembang, mobile banking telah muncul sebagai alat yang ampuh untuk memperluas inklusi keuangan. Platform uang seluler seperti M-Pesa di Kenya dan Paytm di India telah membuat kemajuan signifikan dalam menghadirkan layanan keuangan kepada populasi yang sebelumnya terpinggirkan. Panelis di WWB9 menekankan perlunya investasi berkelanjutan dalam solusi keuangan digital untuk memastikan bahwa setiap orang mempunyai akses terhadap layanan keuangan yang aman dan terjangkau.

Tema penting lainnya yang muncul dalam konferensi ini adalah pentingnya layanan keuangan inklusif gender. Perempuan secara tidak proporsional dikecualikan dari sistem keuangan formal, dengan hanya 65% perempuan di seluruh dunia yang memiliki akses terhadap rekening bank dibandingkan dengan 72% laki-laki. Kesenjangan gender dalam inklusi keuangan mempunyai implikasi ekonomi yang signifikan, karena perempuan lebih besar kemungkinannya untuk berinvestasi pada keluarga dan masyarakat ketika mereka memiliki akses terhadap layanan keuangan. Panelis di WWB9 menekankan perlunya lembaga keuangan merancang produk dan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi unik perempuan, serta mengatasi hambatan sosial dan budaya yang menghalangi perempuan mengakses layanan keuangan.

Selain teknologi dan inklusi gender, konferensi ini juga menyoroti pentingnya kemitraan dalam memajukan agenda global untuk inklusi keuangan. Kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan, LSM, dan perusahaan fintech sangat penting untuk menjangkau 1,7 miliar orang di seluruh dunia yang masih kekurangan akses terhadap layanan keuangan dasar. Dengan bekerja sama, para pemangku kepentingan dapat memanfaatkan kekuatan dan sumber daya mereka masing-masing untuk menciptakan solusi inovatif yang akan membantu menjembatani kesenjangan inklusi keuangan.

Secara keseluruhan, WWB9 menyediakan platform bagi para pemimpin di sektor inklusi keuangan untuk berbagi praktik terbaik, bertukar ide, dan memetakan arah masa depan inklusi keuangan. Ketika dunia terus bergulat dengan tantangan kemiskinan, kesenjangan, dan ketidakstabilan ekonomi, memastikan bahwa setiap orang memiliki akses terhadap layanan keuangan sangatlah penting untuk membangun perekonomian global yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Dengan memanfaatkan kekuatan teknologi, memprioritaskan inklusi gender, dan membina kolaborasi antar pemangku kepentingan, kita dapat mencapai kemajuan yang signifikan dalam mencapai tujuan akses keuangan universal untuk semua.

Tags: